SDN 35 Kota Soring ikut Lomba FLS2N, tampilkan bakat terbaik. SDN 35 Kota Sorong menunjukkan komitmennya dalam pengembangan potensi siswa. Yaitu melalui partisipasi aktif dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Sorong. Kegiatan yang diadakan setiap tahun ini menjadi wadah bagi para siswa untuk mengekspresikan diri dan mengasah kemampuan seni mereka. Dalam lomba tahun ini, SDN 35 Kota Sorong mengirimkan perwakilan siswa untuk mengikuti enam cabang lomba, yaitu: Tari Kreasi, Pantomim, Kriya, Mendongeng, Gambar Ekspresi, Menulis Cerita Kepala SDN 35 menyampaikan rasa bangganya terhadap antusiasme dan usaha para siswa dalam mempersiapkan diri untuk ajang ini. “Kami sangat bangga karena anak-anak kami begitu bersemangat dalam menunjukkan bakat mereka. Ini adalah kesempatan emas untuk belajar, berkompetisi secara sehat, dan tumbuh percaya diri,” ujarnya. Para peserta telah menjalani proses latihan dan pembinaan intensif dibimbing oleh guru-guru pendamping yang berdedikasi. Dengan semangat dan dukungan penuh dari pihak sekolah serta orang tua, siswa SDN 35 Kota Sorong siap memberikan penampilan terbaik. FLS2N tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi untuk mempererat persaudaraan antar siswa. Selain itu, kegiatan ini dapat memupuk semangat nasionalisme dan cinta budaya sejak dini. Semoga partisipasi SDN 35 dalam FLS2N ini dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri di bidang seni dan budaya. https://www.instagram.com/sdn35kotasorong
Pelatihan SME Wujudkan Pendidikan Bermutu Di SD Negeri 35 Kota Sorong
Pelatihan Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi Berbasis Coaching Sekolah Bakti BCA: Wujud Nyata Dukungan Pendidikan Berkualitas di SD Negeri 35 Kota Sorong Kota Sorong, Papua Barat Daya – Semangat peningkatan mutu pendidikan terus berkobar di SD Negeri 35 Kota Sorong. SDN 35 Kota Sorong ditempa dengan program pelatihan untuk meningkatkan mutu guru oleh Program yang disiapkan oleh Sekolah Bakti BCA. Program yang disiapkan adalah pelatihan intensif mengenai supervisi, monitoring, dan evaluasi (SME) yang berbasis coaching. selanjutnya, Kegiatan ini dilaksanakan secara online tertanggal 3 Mei 2025 berdurasi 180 Menit. tepat pukul 11.00 WIT sampai 13.00 WIT. Hal ini merupakan wujud nyata komitmen Bakti BCA dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang efektif dan berkualitas. Pelatihan SME bersama Coaching Sekolah Bakti BCA Pelatihan SME diikuti oleh Kepala sekolah dan Guru SD Negeri 35 kota Sorong yang berjumlah 24 guru. Selanjutnya, guru-guru yang mengikuti pelatihan adalah guru yang menandatangi kontrak kerja dengan sekolah Bakti BCA. Selain itu, juga ada perwakilan dari sekolah sister yaitu SD Negeri 22 Kota Sorong dan SD Negeri 13 Kota Sorong. Selanjutnya, yang menjadi narasumber pelatihan ini coaching yang dihadirkan adalah pelatih yang ahli dibidangnya. Tujuannya adalah untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan tentang SME. Pembekalan ini difokuskan pada pengembangan potensi dan kinerja tenaga pendidik. Selain itu, Kepala SD Negeri 35 Kota Sorong, Natsir Wael, S. Pd., juga menyampaikan terima kasih dan sangat antusias atas dukungan berkelanjutan dari Bakti BCA. Selain ungkapan terima kasih hal yang paling ditekankan oleh BKepala SD Negeri 35 Kota Sorong, Natsir Wael, S. Pd., adalah pendekatan coaching dalam SME. Karena menurut beliau bahwa SME akan sangat membantu menciptakan hubungan yang lebih kolaboratif dan suportif. Dimana akan tercipta hubungan baik dan kerjasama antara pengawas, kepala sekolah, dan guru. Selanjutnya, Pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan paradigma baru dalam melakukan supervisi. Pelatihan ini bagi mengajarkan setiap orang untuk dapat menjadi pendengar yang baik. Selain itu, dapat mengajukan pertanyaan yang memberdayakan, dan memfasilitasi guru untuk menemukan solusi atas tantangan yang mereka hadapi. Materi Pelatihan SME Berbasis Coaching Selanjutnya, materi pelatihan yang merupakan aspek penting dalam SME berbasis coaching adalah, Pelaksanaan pelatihan SME oleh Sekolah Bakti BCA merupakan wujud dukungan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sekolah. selanjutnya, Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan dan pengajaran di SD Negeri 35 serta sekolah-sekolah lain yang tergabung dalam program ini. Sehingga, guru dan kepala sekolah merupakan agen perubahan utama dalam pendidikan. Melalui pelatihan ini, kami berharap mereka semakin termotivasi dan memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk memajukan kualitas pendidikan di Kota Sorong. Para peserta pelatihan tampak antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi interaktif dan praktik langsung menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat segera diimplementasikan di lingkungan kerja masing-masing, membawa dampak positif bagi peningkatan mutu pembelajaran dan prestasi siswa di SD Negeri 35 Kota Sorong. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia usaha dan pendidikan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh pelosok negeri. Dukungan Bakti BCA melalui program Sekolah Bakti terus memberikan harapan baru bagi kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya di wilayah Papua Barat Daya. https://www.instagram.com/sdn35kotasorong
Workshop STEM 1 SDN 35 Sorong
Workshop STEM 1 Sorong, 30 April 2025 – SDN 35 Kota Sorong sukses menggelar kegiatan Workshop STEM 1 berlangsung selama tiga hari. Kegiatan ini dimulai dari tanggal 28 hingga 30 April 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara SDN 35 Sorong dan Sekolah Bakti BCA. Workshop adalah bagian dari upaya memperkuat pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di tingkat sekolah dasar. Dengan mengusung semangat inovasi dan kolaborasi, kegiatan ini diikuti oleh para guru dari SDN 35 dan sejumlah sekolah mitra. Selama workshop berlangsung, peserta mendapatkan pelatihan intensif tentang penerapan pendekatan STEM dalam pembelajaran. Selanjutnya difokuskan pada integrasi konsep-konsep sains dan teknologi ke dalam kegiatan kelas yang kontekstual dan menyenangkan. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Tim Coach Sekolah Bakti BCA yang telah berpengalaman dalam pengembangan kurikulum STEM. Para peserta terlibat secara aktif dalam diskusi dan semua sesi pembelajaran. Selain itu peserta juga bersimulasi dalam pembelajaran. Peserta juga mengikuti sesi praktik langsung untuk menyusun perangkat ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Puncak dari workshop ini adalah pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis STEM sebagai produk akhir. LKPD tersebut dirancang untuk mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, hasil karya peserta workshop akan diuji coba dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Oleh Karena itu diharapkan menjadi rujukan untuk pengembangan lebih lanjut di lingkungan sekolah masing-masing. Kepala SDN 35 Kota Sorong, Bapak Natsir Wael, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Workshop ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kami juga berterima kasih atas dukungan dari Sekolah Bakti BCA yang telah menjadi mitra inspiratif dalam kegiatan ini,” ujarnya. Kegiatan workshop ini juga menjadi bukti komitmen bersama antara dunia pendidikan dan pihak swasta dalam menciptakan ekosistem belajar yang inovatif dan inklusif. Diharapkan, inisiatif seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah Papua Barat dan sekitarnya. https://www.instagram.com/p/DJBW7ZcRWX5/?img_index=1